Oleh: Nedi Arwandi | 23 Januari 2011

Cahaya Matahari Baru Bakal Muncul

Kabar menggemparkan, matahari baru akan muncul di langit tapi para pengamat tidak bisa memprekdisikan dengan pasti kapan hal itu akan terjadi.
Dosen senior Fisika University of Southern Queensland, Dr Brad Carter mengatakan, Betelgeuse yang merupakan salah satu bintang terbesar di alam semesta, sedang kehilangan massa.
Hal ini mengindikasikan bahwa gravitasinya sedang runtuh. Ketika hal itu terjadi, maka Bumi memiliki matahari kedua.
“Bintang tua ini kehabisan bahan bakar,” kata Carter.
Seperti dikutip News.com.au, sisa bahan bakar masih membuat Betelgeuse bersinar dan mendukungnya. Ketika bahan bakar habis, bintang akan runtuh dengan sendirinya dan akan terjadi dengan sangat cepat, tambahnya.
Ketika ledakan raksasa terjadi, ledakan akan menerangi bumi dan sekelilingnya puluhan juta kali lebih terang dari matahari. “Ini adalah akhir dari sejarah bintang itu dan pada malam hari akan seperti siang hari di bumi,” jelas Carter. “Bintang itu meledak dan menyala sangat terang sekali. Penduduk Bumi akan memiliki keterangan luar biasa dalam jangka waktu selama beberapa pekan,” jelasnya.
Pada bulan-bulan berikutnya, keterangan itu mulai memudar dan akhirnya akan sangat sulit dilihat. Ahli berspekulasi, ledakan Betelgeuse menyebabkan bintang neutron atau menghasilkan lubang hitam 1.300 tahun cahaya dari Bumi.
Namun, Carter mengatakan ada kemungkinan terjadi hal sebaliknya. “Ada kemungkinan terbentuk bintang neutron atau lubang hitam. Menurut saya, saya menduga akan lebih mungkin terbentuk sebuah lubang hitam dengan 20 kali massa matahari,” tambahnya.
Walaupun Dr Brad Carter memprekdisikan kapan peristiwa langka itu akan terjadi, namun waktu yang diprekdisikan beliau sebagaimana dikabarkan dalam beberapa situs belum tentu akurat. Karena penelitian-penelitian yang bersifat prekdisi pun sering keliru dan tidak terjadi walaupun tidak sedikit penelitian-penelitian dari pengamat sering terbukti dan sangat membantu dalam kajian ilmiah bidang astronomi.
Betelgeuse adalah bintang yang terletak 427 tahun cahaya dari Bumi. Bintang ini merupakan bintang paling terang kedua di rasi bintang Orion dan bintang paling terang kesembilan pada langit malam.
Nama Betelgeuse berasal dari kata Bait al-Jauzā, berasal dari bahasa Arab yang berarti “rumah sang raksasa”
Bagaimana perbandingan besar Betelgeuse dibanding dengan bumi dan bintang lainnya. Perhatikan gambar berikut :

Sumber  :
– news.com.au
– tribunnews.com
– inilah.com


Responses

  1. Subhanalloh, kalau info’y benar, mungkin pertanda akan muncul matahri dari barat ya…Wallohu a’lam bisshowab

  2. Waah, bakal bisa jemur pakaian di malam hari nih…😀😀😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: