Oleh: Nedi Arwandi | 9 November 2010

Serangan Hacker Ke Objek Vital

Menurut sebuah berita terbaru dari badan pengawas penerbangan AS, FAA (Federal Aviation Administration), dalam tahun-tahun belakangan ini semakin banyak hacker yang menyerang server FAA. Terakhir, hacker tidak saja mencuri data-data pribadi dari 48.000 pegawai, melainkan juga menonaktifkan server. Password admin yang diperlukan untuk itu berhasil dicuri penyerang melalui sebuah software sniffer, yang telah ditanam pada Domain Controller server FAA.

Menurut ahli keamanan dari FAA, permasalahannya hanya menunggu kapan hacker mengeksploitasi kekuasaannya. Dalam kondisi ini, keamanan penerbangan bakal terancam. Bahkan, instalasi dengan prioritas tinggi seperti reaktor nuklir pun dapat diserang. Melalui sebuah celah keamanan dalam software SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition), ahli keamanan Scott Lunsford dapat mengakses sistem kendali dalam reaktor nuklir.

Bahkan, firewall server milik pemerintah sudah menjadi target favorit para hacker. Menurut laporan dari Pentagon, saat ini jumlah serangan dan scanning terhaadap server kementerian pertanahan AS mencapai lebih dari 300 juta per hari. Tentu saja FBI dan instansi lain sudah berusaha untuk memburu penyerang dan otak pelakunya. Namun, kebanyakan pelaku sampai saat ini tidak diketahui. Sementara itu, gelombang serangan juga melanda kalangan privat.

Hacker menjebol database sebuah instansi AS yang berisi info resep dokter dari delapan juta pasien. Database ini kemudian dienkripsi oleh penyerang dan mereka menuntut uang tebusan senilai 7,4 juta Euro untuk memperoleh password pembukanya. Bila tidak, mereka mengancam akan mempublikasikan data-data pasien tersebut di Internet. Bahkan, data-data bursa kerja pun tidak aman. Informasi dari sejumlah pencari kerja sudah lama jatuh ke tangan pencuri data. Faktor manusia: hacker sering memanfaatkan password yang lemah Untuk keamanan penerbangan dan militer, saat ini telah digunakan server encryption dengan teknologi terbaru. Apabila hacker dengan mudah dapat menembus sistem, hal ini sering kali disebabkan lemahnya password yang digunakan dan keteledoran manusia. Belum lama ini, sebuah hard disk yang berisi data-data penting dari kedutaan Jerman dan data-data anti misil AS dijual melalui eBay.

Sumber : faa.gov


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: